Rabu, 04 November 2015

STUIP

     Anak yang menderita demam kadang-kadang mengalami kejang, gagau (stuipen), bahkan ada pula yang sampai pingsan. Sebabnya adalah karena suhu badan terlampau tinggi dan kejadian ini hanya pada anak-anak dan berlangsungnya hanya dalam beberapa menit.

     Diantara tanda-tanda yang terdapat pada mukanya adalah : dari milutnya keluar buih, gigi bawah merapat dengan gigi atas, ujung mulut tertarik ke arah pipi, mata terbalik ke atas hingga putih mata disebelah bawah kelihatan dan bersama-sama dengan itu timbul kejang lengan dan kejang kaki dan wajahnya menjadi biru.

     Berikut ini resep-resep obatnya :

1.  Yang harus dilakukan adalah menurunkan panasnya. Kompreslah kepalanya dengan es atau labu putih yang diparut, sering-seringlah diganti. Kalau suhu tubuh sudah menurun, maka kejang gagau tidak akan terulang lagi.

2.  Bawang merah 6 bitir diparut, dipakai untuk melumas badan anak, terutama dada, punggung dan perut. Selanjutnya anak diselimuti, jangan sampai terkena angin.

3.  Sesudah kesadarannya kembali, anak akan merasa haus. Berilah air minum masak yang diberi air jeruk nipis, madu atau wedang kopi encer yang tidak terlalu pahit.

4.  Selama mengalami kejang gagau dapat pula ditolong dengan menempelkan botol yang diisi air hangat pada bagian jantungnya.

Penting :
Anak-anak termasuk bayi merupakan manusia istimewa, karena mempunyai sifat dan penyakit yang berlainan dengan orang dewasa. Penyakit salah gizi atau salah urus makanan adalah yang paling banyak terjadi pada anak-anak. Maka jangan disamakan dengan penyakit orang dewasa. Seperti terjadinya stuip ini adalah karena membiarkan panas badannya melampaui 39 derajat celcius, yang bagi orang dewasa tidak nenyebabkan stuip.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: