Senin, 02 November 2015

ASTMA

     Yang dimaksud astma disini adalah astma Bronchiale atau disebut juga bengek atau mengi.
Jadi bukan astma yang disebabkan oleh penyakit jantung, yaitu astma cardiale.
     Gangguan : penderita mengeluarkan nafas lebih berat daripada menghirupnya, karena pada penyakit ini otot-otot lingkar pada cabang-cabang tenggorok berkerut, juga selaput lendir membengkak hingga jalan pernafasan menjadi sempit. Akibatnya penderita merasa tertekan pada daerah tekak dan nafasnya disertai bunyi peluit.
     Penyakit astma ini tidak ditimbulkan oleh suatu bakteri. Jadi tidak menular dan timbulnya secara berkala.
     Mungkin karena pembawaan penderita yang tidak tahan terhadap keadaan sekeliling, misalnya debu, bulu kucing, makanan berbentuk tepung atau disebabkan oleh pengaruh kejiwaan, faktor keturunan dan lain-lain.
     Inilah resep-resep obatnya:
1.  Daun kecubung 10 helai, dijemur sampai kering dijadikan serbuk untuk bumbu rokok semacam wur. Rokok ini dihisap saat datangnya serangan astma.
2.  Bunga kecubung 10 kuntum dirajang dan dikeringkan seperti tembakau, dibuat rokok dengan dilinting menggunakan daun nipah atau kulit jagung. Dihisap saat astma kumat.
3.  Untuk obat luar:
     Daun sirih                      10 helai.
     Lada putih                       1 sendok teh.
     Keduanya ditumbuk halus, dicampur minyak kayu putih ½ sendok teh. Untuk melumas dada dan leher bila astma datang.
4.  Daun randu muda ⅓ genggam dipipis halus, diberi air masak ½ gelas, diperas, disaring. Minum 1 kali sehari ½ gelas supaya astma tak akan kumat lagi.

Perhatian:
Bagi penderita astma perlu sekali melakukan latihan-latihan pernafasan secara teratur pada setiap pagi dan sore hari. Jangan makan makanan yang berwujud tepung. Gunakan masker ditempat-tempat yang banyak debu, seperti saat menumbuk padi di lumbung dan lain-lain.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: