Senin, 09 November 2015

DIGIGIT ULAR

     Gigitan ular yang berbisa sering dapat membawa pada kematian dalam beberapa jam saja, apabila tidak segera dilakukan pertolongan.

     Berikut ini cara melakukan pertolongan pada penderita dan resep-resep obatnya:

1.  Cucuplah (sedot dengan mulut) darah dari luka gigitan, lalu ludahkan (tidak berbahaya kalau tertelan oleh orang yang menyedot, asal dalam mulutnya tidak terdapat luka). Kalau luka gigitan itu tidak berdarah, maka buatlah sayatan dengan silet suci hama (silet yang dibakar sebentar).

2.  Ikatlah erat-erat bagian tubuh yang berada diantara yang luka dan jantung untuk mencegah penyebaran bisa ke seluruh bagian tubuh. Setelah diikat lukanya dipijat untuk membersihkan bisanya bersama keluarnya darah.

3.  Kemudian tetesilah luka itu dengan getah waluh, atau pupuklah dengan daun ngokilo yang dipipis halus dengan sedikit garam dan air, lalu dibalut, dua kali sehari.


4.  Obat yang di minum, pilihlah:
     Bonggol pisang raja, diparut, diperas airnya dan disaring. Minum 2 kali sehari 1 gelas. Boleh juga bonggol pisang lainnya, tetapi yang manjur itu bonggol pisang raja.

5.  Daun sengketan        ¼ genggam.
     Daun meniran            ⅓ genggam.
     Daun sambilata         ¼ genggam.
     Bawang merah           3 butir.
     Semua ditumbuk halus, diberi air masak 1 canakir, lalu diperas, disaring, dan dibubuhi sedikit garam. Minum 2 kali sehari.

Perhatian :
Kalau keadaan penderita masih belum ada perubahan dan sakitnya masih belum berkurang, maka bawalah ke dokter untuk memperoleh suntikan dengan serum anti bisa ular, yaitu serum Polyvalent.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: